Berita Kesehatan

Sabtu, 25 April 2026

Batuk Alergi Pada Anak Tak Kunjung Sembuh, Kenali Pengobatan Yang Tepat

 


Batuk memang mekanisme tubuh untuk membersihkan saluran napas. Namun, jika batuk terjadi dalam waktu lama maka kemungkinan ada penyebab yang harus diwaspadai, salah satunya alergi. Bagaimana mengatasi batuk alergi pada anak yang tak kunjung sembuh?

"Batuk alergi mungkin bersifat musiman dan biasanya tidak disertai demam atau nyeri badan, serta tidak menular," ungkap ahli alergi dan imunologi anak, Jason Catanzaro, MD, dikutip dari Yale Medicine.

Biasanya batuk jenis ini hanya terjadi di sekitar pemicu alergi, seperti bulu kucing atau serbuk sari pohon. 

Tentang batuk alergi pada anak

Dikutip dari laman Medical News Today, alergi memang dapat menyebabkan batuk kronis. Alergen atau pemicu alergi tertentu dapat menyebabkan anak batuk-batuk jika memang ia sensitif terhadapnya. 

Menurut American College of Allergy, Asthma, & Immunology (ACAAI), jika seseorang sensitif terhadap debu, bulu hewan peliharaan, serbuk sari, atau alergen umum lainnya, kemungkinan besar ia akan mengalami batuk terus-menerus selama pemicu tersebut ada. 

Alergi adalah suatu kondisi di mana sistem kekebalan tubuh seseorang bereaksi berlebihan terhadap sesuatu yang biasanya tidak berbahaya. Salah satu gejala alergi adalah batuk.

Hal ini sering kali disebabkan oleh iritasi dan peradangan pada saluran udara yang berkembang sebagai bagian dari respons imun terhadap alergen. Beberapa pemicu umum yang dapat menyebabkan batuk alergi antara lain:

Serbuk sari musiman (demam/rinitis alergi)

Spora jamur

Bulu, urine, atau air liur binatang

Debu dan tungau debu

Batuk alergi pada anak tak kunjung sembuh bisa terjadi akibat reaksi pada sistem pernapasan bagian atas, sistem pernapasan bawah, atau malah keduanya.

Pengobatan batuk alergi pada anak di rumah

Beberapa cara mengobati batuk alergi di rumah antara lain:

1. Mengonsumsi obat batuk yang dijual bebas

Obat alergi, seperti antihistamin, obat semprot hidung, dan dekongestan, dapat membantu mengurangi peradangan dan produksi lendir yang dapat menyebabkan batuk. Namun ingat, untuk anak-anak sebaiknya lakukan konsultasi dengan dokter terlebih dahulu supaya lebih aman ya, Bunda.

2. Menggunakan humidifier

Humidifier atau alat pelembap udara dapat digunakan sebagai salah satu cara pengobatan batuk alergi pada anak tak kunjung sembuh. Alat ini membantu meredakan hidung tersumbat dan iritasi tenggorokan.

3. Menggunakan air purifier 

Alat pembersih udara berkualitas tinggi dapat membantu mengurangi jumlah alergen dan iritan di udara dalam rumah atau kamar tidur anak. 

4. Mengonsumsi obat resep

Jika memang anak sudah memiliki resep obat batuk alergi dari dokter, maka gunakan sesuai anjuran untuk meringankan batuk alergi yang memengaruhi saluran pernapasan.

Kapan batuk alergi perlu diperiksa oleh dokter?

Ilustrasi Anak Batuk

Pada sebagian besar kasus, batuk alergi pada anak dapat diatasi dengan perawatan di rumah. Namun, dalam kasus tertentu sebaiknya jangan tunda untuk membawa Si Kecil periksa ke dokter. Termasuk jika muncul gejala berikut ini:

Batuk berlangsung lebih dari 3 minggu

Batuk yang tidak kunjung membaik setelah menggunakan pengobatan rumahan atau mengonsumsi obat 

Disertai nyeri dada atau sesak napas

Penurunan berat badan yang tidak terduga

Bengkak di sekitar sisi leher 

Segera cari juga pertolongan medis jika mengalami batuk disertai gejala serius seperti:

Kesulitan menelan

Batuk darah

Demam yang tidak kunjung sembuh

Ada perubahan suara

Dokter akan menentukan apakah batuk disebabkan oleh alergi atau ada penyebab lainnya. 

Apakah alergi anak bisa disembuhkan?

Dikutip dari laman Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), alergi adalah salah satu jenis gangguan dari sistem kekebalan. Alergi dapat terjadi bila sistem kekebalan seseorang memiliki sensitivitas yang berlebihan terhadap protein tertentu, yang bagi orang lain tidak menimbulkan masalah.

Gejala alergi pada anak dapat berbeda-beda. Misalnya seperti gatal-gatal, diare, nyeri perut, sariawan, migrain, batuk, pilek, atau sesak napas. Biasanya gejala berlangsung cukup lama atau tak kunjung sembuh.

Seorang anak bisa sembuh atau terbebas dari gejala alergi bila orang tua memiliki kemampuan mengenali gejala alergi, kemampuan mendeteksi anak alergi terhadap apa, dan kemampuan mengontrol alergen penyebabnya.

Demikian ulasan tentang batuk alergi pada anak tak kunjung sembuh. Batuk alergi bisa berlangsung selama berhari-hari, selama penyebab alergi masih ada. Jadi, segera kenali faktor penyebab alergi Si Kecil, ya.

 

Resep Minuman Pembersih Lemak Jantung dan Pembuluh Darah dari dr. Zaidul Akbar, Alami dan Efektif

 

Penyakit jantung merupakan salah satu penyebab utama kematian di dunia. Berbagai gangguan jantung dapat terjadi akibat penumpukan lemak pada pembuluh darah atau gangguan otot jantung yang dipicu oleh pola hidup tidak sehat. Penumpukan lemak yang berlebihan bahkan dapat meningkatkan risiko penyakit serius seperti stroke atau jantung koroner. Oleh karena itu, menjaga kesehatan jantung dengan pola makan yang tepat menjadi langkah penting untuk mencegah masalah tersebut.

Untuk membantu mengurangi penumpukan lemak di jantung, dr. Zaidul Akbar, seorang dokter yang dikenal dengan metode Jurus Sehat Rasulullah (JSR), membagikan resep minuman alami yang diklaim dapat membersihkan lemak pada jantung dan pembuluh darah. Resep ini cukup sederhana dengan bahan-bahan yang mudah ditemukan di dapur rumah.

Melalui akun Instagram-nya, dr. Zaidul Akbar membagikan cara pembuatan serta manfaat dari minuman ini. "Ramuan ini sangat baik untuk membersihkan jantung dari lemak-lemak yang menumpuk," ujarnya. Ia juga menyarankan agar minuman ini dikonsumsi secara rutin untuk mendapatkan hasil yang optimal. Berikut adalah ulasannya yang dirangkum pada Kamis (6/3/2025).

Resep Minuman Pembersih Lemak Jantung

Resep minuman pembersih lemak di jantung yang dibagikan dr. Zaidul Akbar mengandung bahan-bahan alami yang dapat membantu membersihkan pembuluh darah. Bahan utamanya adalah jahe seukuran jempol dengan kulitnya, dua batang sereh seukuran telunjuk, 11 butir ketumbar non-bleaching, dan setengah kelingking kayu manis.

Jahe dikenal dengan sifat anti-inflamasi yang dapat membantu melancarkan peredaran darah, sedangkan ketumbar memiliki kemampuan untuk menurunkan kolesterol dalam tubuh. Sereh, yang juga memiliki khasiat untuk menurunkan tekanan darah, dan kayu manis yang dapat mengurangi peradangan di dalam tubuh, menjadikan ramuan ini kombinasi yang sangat baik untuk kesehatan jantung.

Cara Membuat Minuman Alami Ini

Untuk membuat minuman pembersih lemak jantung, langkah pertama adalah mengiris semua bahan tersebut. Jahe dipotong tipis, begitu juga dengan sereh, ketumbar, dan kayu manis. Semua bahan yang telah diiris tersebut kemudian dimasukkan ke dalam gelas dan diseduh dengan air panas. Biarkan semua bahan larut dalam air panas selama beberapa menit sebelum diminum.

Proses ini sangat sederhana dan tidak memerlukan waktu yang lama. Minuman ini dapat dikonsumsi langsung setelah semua bahan larut, dan bisa dinikmati baik pagi atau malam hari, sesuai dengan preferensi Anda.

Manfaat Minuman untuk Kesehatan Jantung

Minuman yang diracik dari bahan-bahan alami ini diklaim mampu membantu membersihkan lemak yang menumpuk di jantung dan pembuluh darah. Dengan konsumsi rutin selama 1-2 kali sehari, dr. Zaidul Akbar menyarankan agar minuman ini dikonsumsi selama 3 bulan untuk mendapatkan hasil maksimal. Menurutnya, ramuan ini akan membantu membuang lemak berlebih yang ada di pembuluh darah dan menjadikan jantung lebih sehat.

“Jika Anda ingin ramuan ini bekerja dengan sempurna, berhenti konsumsi makanan yang digoreng, yang mengandung gula pasir, serta tepung terigu selama periode tersebut,” tambah dr. Zaidul Akbar. Pola makan yang sehat dan seimbang akan mendukung kerja ramuan ini untuk membersihkan lemak di tubuh secara lebih efektif.

Pola Makan Sehat Pendukung Minuman Pembersih Lemak

Selain minum ramuan pembersih lemak, dr. Zaidul Akbar juga menyarankan untuk mengganti kebiasaan makan yang kurang sehat. Makanan yang digoreng, seperti gorengan, harus dihindari dan diganti dengan makanan yang dimasak dengan cara direbus, pepes, atau sup. Produk yang mengandung gula pasir putih dan tepung terigu juga harus dihentikan untuk sementara waktu.

Sebagai tambahan, mengonsumsi alpukat setiap hari dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat di dalam tubuh. Buah yang kaya akan lemak sehat ini sangat baik untuk menjaga keseimbangan lemak dalam tubuh, khususnya dalam menjaga kesehatan jantung. dr. Zaidul Akbar juga merekomendasikan puasa sunnah sebagai cara untuk memperbaiki kesehatan jantung secara keseluruhan.

Resep Minuman Sehat Lainnya dari dr. Zaidul Akbar

Selain resep minuman pembersih lemak jantung, dr. Zaidul Akbar juga membagikan berbagai resep minuman herba lainnya yang bermanfaat untuk kesehatan tubuh. Salah satunya adalah air hangat yang dicampur dengan jeruk nipis, yang menurutnya dapat membantu melancarkan pencernaan dan membangkitkan mood di pagi hari.

Bagi yang tidak memiliki jeruk nipis, dr. Zaidul Akbar menyarankan untuk mencampurkan sedikit garam ke dalam air hangat. Garam mengandung mineral yang disebut 'trace element' yang berfungsi untuk meningkatkan suasana hati dan memberikan energi di pagi hari, membuat tubuh lebih siap beraktivitas.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Topik

Berapa lama saya harus mengonsumsi ramuan ini untuk melihat hasil? 

dr. Zaidul Akbar menyarankan agar ramuan ini dikonsumsi secara rutin 1-2 kali sehari selama minimal 3 bulan untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

Apakah ramuan ini aman untuk semua orang? 

Ramuan ini terbuat dari bahan alami yang umumnya aman, namun bagi yang memiliki kondisi medis tertentu atau alergi terhadap bahan-bahan tertentu, sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum mencoba.

Selain ramuan ini, makanan apa yang perlu saya hindari untuk menjaga kesehatan jantung? 

Hindari makanan yang digoreng, mengandung gula pasir putih, dan tepung terigu. Sebagai pengganti, pilih makanan yang lebih sehat seperti yang dimasak dengan cara direbus atau dipanggang.

 

Pengobatan Tradisional: Warisan Leluhur yang Tetap Relevan di Era Modern



Pengobatan tradisional adalah metode pengobatan yang menggunakan bahan alami, teknik manual, serta pengetahuan yang diwariskan secara turun-temurun untuk mencegah dan mengobati penyakit. Metode ini biasanya memanfaatkan tanaman obat, bahan alami, serta teknik terapi fisik yang telah digunakan selama ratusan bahkan ribuan tahun.

Pengobatan tradisional tidak hanya berfokus pada penyembuhan penyakit, tetapi juga pada upaya menjaga keseimbangan tubuh dan meningkatkan daya tahan tubuh secara alami. Dalam banyak budaya, kesehatan dipandang sebagai keseimbangan antara tubuh, pikiran, dan lingkungan.

Di Indonesia, pengobatan tradisional sering disebut sebagai pengobatan herbal atau jamu, yang merupakan bagian dari budaya masyarakat sejak zaman kerajaan. Hingga saat ini, jamu masih digunakan secara luas oleh masyarakat dari berbagai kalangan.

Sejarah Perkembangan Pengobatan Tradisional

Pengobatan Tradisional pada Zaman Kuno

Sejarah pengobatan tradisional telah dimulai sejak manusia mengenal tanaman obat. Pada masa lalu, masyarakat menggunakan bahan alami seperti daun, akar, batang, dan bunga untuk mengobati berbagai penyakit.

Pada zaman kuno, pengobatan tradisional berkembang di berbagai peradaban seperti:

  • Peradaban Tiongkok dengan metode herbal dan akupunktur
  • Peradaban India dengan sistem pengobatan Ayurveda
  • Peradaban Mesir dengan penggunaan tanaman obat
  • Peradaban Nusantara dengan ramuan herbal dan pijat tradisional

Penggunaan tanaman obat pada masa lalu dilakukan berdasarkan pengalaman dan pengamatan terhadap alam. Masyarakat mempelajari manfaat tanaman dari generasi ke generasi hingga terbentuk sistem pengobatan tradisional yang terstruktur.

Perkembangan Pengobatan Tradisional di Indonesia

Indonesia dikenal sebagai salah satu negara yang memiliki keanekaragaman tanaman obat terbesar di dunia. Sejak zaman kerajaan, masyarakat Indonesia telah menggunakan berbagai ramuan herbal untuk menjaga kesehatan dan mengobati penyakit.

Beberapa bukti sejarah menunjukkan bahwa pengobatan tradisional telah digunakan sejak zaman kerajaan Jawa. Ramuan jamu digunakan oleh keluarga kerajaan untuk menjaga kesehatan tubuh dan kecantikan.

Hingga saat ini, pengobatan tradisional masih menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat Indonesia, terutama di daerah pedesaan. Namun, di perkotaan pun minat terhadap pengobatan herbal semakin meningkat seiring dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap penggunaan bahan alami.

Jenis-Jenis Pengobatan Tradisional

Pengobatan tradisional memiliki berbagai jenis metode yang digunakan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Berikut beberapa jenis pengobatan tradisional yang umum digunakan.

Pengobatan Herbal

Pengobatan herbal merupakan metode pengobatan yang menggunakan tanaman obat sebagai bahan utama. Tanaman obat biasanya diolah menjadi ramuan yang dapat diminum, dioleskan, atau digunakan sebagai kompres.

Beberapa tanaman herbal yang sering digunakan antara lain:

Jahe

Jahe merupakan tanaman herbal yang sering digunakan untuk menghangatkan tubuh dan mengatasi gangguan pencernaan. Jahe mengandung zat aktif yang dapat membantu meredakan mual, batuk, serta meningkatkan daya tahan tubuh.

Manfaat jahe antara lain:

  • Menghangatkan tubuh
  • Mengurangi mual
  • Melancarkan pencernaan
  • Meningkatkan daya tahan tubuh

Kunyit

Kunyit dikenal sebagai tanaman herbal yang memiliki sifat antiinflamasi dan antioksidan. Kunyit sering digunakan untuk mengatasi gangguan pencernaan dan meningkatkan kesehatan tubuh.

Manfaat kunyit antara lain:

  • Mengurangi peradangan
  • Membantu menjaga kesehatan hati
  • Melancarkan pencernaan
  • Meningkatkan daya tahan tubuh

Temulawak

Temulawak merupakan salah satu tanaman herbal khas Indonesia yang sering digunakan untuk meningkatkan nafsu makan dan menjaga kesehatan hati.

Manfaat temulawak antara lain:

  • Meningkatkan nafsu makan
  • Menjaga kesehatan hati
  • Meningkatkan stamina
  • Membantu proses penyembuhan penyakit

 Pijat Tradisional

Pijat tradisional merupakan metode terapi yang menggunakan tekanan pada bagian tubuh tertentu untuk mengurangi rasa nyeri dan meningkatkan sirkulasi darah.

Pijat tradisional banyak digunakan untuk:

  • Mengurangi pegal-pegal
  • Mengatasi kelelahan
  • Memperbaiki sirkulasi darah
  • Mengurangi stres

Di Indonesia, pijat tradisional sangat populer dan sering digunakan sebagai metode relaksasi serta penyembuhan.

Akupresur

Akupresur merupakan metode pengobatan tradisional yang menggunakan tekanan pada titik-titik tertentu pada tubuh. Metode ini berasal dari pengobatan tradisional Tiongkok dan telah digunakan selama ribuan tahun.

Akupresur dipercaya dapat membantu:

  • Mengurangi nyeri
  • Mengatasi sakit kepala
  • Mengurangi stres
  • Meningkatkan aliran energi dalam tubuh

Bekam

Bekam merupakan metode pengobatan tradisional yang dilakukan dengan menggunakan alat khusus untuk mengeluarkan darah kotor dari tubuh.

Bekam dipercaya dapat membantu:

  • Mengurangi nyeri otot
  • Meningkatkan sirkulasi darah
  • Mengurangi racun dalam tubuh
  • Meningkatkan daya tahan tubuh

Metode ini cukup populer di beberapa daerah dan sering digunakan sebagai terapi tambahan.

Manfaat Pengobatan Tradisional

Pengobatan tradisional memiliki berbagai manfaat yang membuatnya tetap digunakan hingga saat ini.

Menggunakan Bahan Alami

Salah satu keunggulan pengobatan tradisional adalah penggunaan bahan alami yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar.

Bahan alami seperti tanaman obat biasanya:

  • Mudah diperoleh
  • Lebih ekonomis
  • Memiliki efek samping yang relatif kecil
  • Dapat diolah sendiri

 Biaya Lebih Terjangkau

Pengobatan tradisional umumnya memiliki biaya yang lebih murah dibandingkan dengan pengobatan modern. Hal ini membuat metode ini banyak digunakan oleh masyarakat, terutama di daerah dengan akses layanan kesehatan terbatas.

Membantu Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

Banyak ramuan herbal yang digunakan untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Tanaman herbal mengandung berbagai zat aktif yang dapat membantu tubuh melawan penyakit secara alami.

Mendukung Kesehatan Secara Holistik

Pengobatan tradisional tidak hanya berfokus pada penyembuhan penyakit, tetapi juga pada keseimbangan tubuh secara keseluruhan.

Pendekatan holistik ini meliputi:

  • Keseimbangan fisik
  • Keseimbangan mental
  • Keseimbangan emosional